Selasa, 25 September 2012

RESUME PERKULIAHAN SISTEM BASIS DATA TANGGAL 21 SEPTEMBER 2012

DIAGRAM E_R
Pada tanggal 21 September 2012 untuk perkuliahan Sistem Basis Data membahas tentang Diagram ER.Berikut sedikit ulasan dari Diagram ER :
Diagram E-R atau Diagram Entitas Relasional atauEntity Relationship Diagram (ERD) merupakan bentuk perancangan dari tahap pembuatan database (basis data).
ERD merupakan suatu model untuk menjelaskan hubungan antar data dalam basis data berdasarkan objek-objek dasar data yang mempunyai hubungan antar relasi.
ERD untuk memodelkan struktur data dan hubungan antar data, untuk menggambarkannya digunakan beberapa notasi dan simbol. Pada dasarnya ada tiga simbol yang digunakan.
KOMPONEN-KOMPONEN DIAGRAM E-R
Adapun komponen-komponen yang digunakan dalam membuat digram E-R sebagai berikut :
1. Entiti
Entiti merupakan objek yang mewakili sesuatu yang nyata dan dapat dibedakan dari sesuatu yang lain (Fathansyah, 1999: 30).Simbol dari entiti ini biasanya digambarkan dengan persegi panjang.
2. Atribut
Setiap entitas pasti mempunyai elemen yang disebut atribut yang berfungsi untuk mendeskripsikan karakteristik dari entitas tersebut. Isi dari atribut mempunyai sesuatu yang dapat mengidentifikasikan isi elemen satu dengan yang lain. Gambar atribut diwakili oleh simbol elips.
3. Hubungan / Relasi
Hubungan antara sejumlah entitas yang berasal dari himpunan entitas yang berbeda.
Ada beberapa hal yang utama yang harus diperhatikan dalam pembuatan diagram E-R yaitu bahwa:
1. Setiap entitas HARUS memiliki atribut, terdiri dari 1 atau lebih atribut.
2. Untuk aribut yang berperan sebagai primary key diberikan garis bawah.
3. Dalam diagram E-R tidak ada yang disebut atribut foreign key.
JENIS-JENIS ATRIBUT (Attribute)
Atribut merupakan penentuan properti atau karakteristik yang terdapat pada setiap entitas.
Jenis-jenis atribut:
1. Atribut Komposit yaitu atribut yang dapat dipecah menjadi bagian-bagian yang lebih kecil dan tetap bermakna.
Contoh: atribut nama seringkali dipecah menjadi nama_depan, nama_tengah, dan nama_belakang atau cukup berupa nama_depan dan nama_belakang saja.
Atau contoh lainnya: * Alamat : jalan, kota, kode_pos.
* Jalan : no_jalan, nama_jalan, nomor apartemen.
2. Atribut Sederhana yaitu atribut yang tidak dapat dipecah menjadi bagian-bagian yang lebih kecil yang masih memiliki makna.
Contoh: atribut jenis_kelamin (yang berisi pria dan wanita)
3. Atribut Turunan merupakan nilai atribut dalam suatu entitas yang bisa dihitung atau diturunkan dari nilai suatu atribut atau sejumlah atribut yang tersimpan dalam database atau dari nilai lain (misalnya jam sistem atau tanggal sistem).Dan biasanya atribut turunan ini tidak muncul dalam tabel database.
Contoh lain:
a. Usia, yang menyatakan usia seseorang. Nilai untuk usia ini dapat diperoleh dari atribut Tanggal_Lahir.
b. Lama_Bekerja, yang menyatakan lama seseorang sudah bekerja pada suatu organisasi. Nilainya bisa dihitung berdasarkan Tanggal_Mulai_Bekerja. Untuk menandakan aribut turunan dapat dinyatakan dengan bentuk lonjong dengan garis terputus-putus.
4. Atribut Tersimpan merupakan atribut yang nilainya tidak bisa didapatkan dari atribut-atribut lain dan benar-benar tersimpan pada database.
5. Atribut Bernilai-tunggal (singled-valued attribute) adalah atribut yang nilai atributnya hanya satu untuk setiap entitas.
Simbol: dinyatakan dengan bentuk lonjong biasa dan tidak ada garis bingkai diluarnya.
6. Atribut Bernilai-banyak (multi-valued attribute) adalah atribut yang nilai atributnya bisa lebih dari satu untuk setiap entitas.
Simbol: dinyatakan dengan terdapatnya dua garis yang membingkai bentuk lonjong.
JENIS-JENIS RELASI (Relationship)
Hubungan (relationship) menyatakan keterkaitan antara beberapa entitas. Ada 3 jenis relasi di dalam diagram E-R, yaitu :
1. Relasi One to One (1 -1) Suatu peristiwa dari objek ‘A’ dapat berhubungan satu dan hanya satu kejadian dari objek ‘B’, dan sebaliknya.
Contoh: satu negara hanya dapat memiliki satu orang presiden, dan seorang presiden hanya dapat memimpin satu negara.
2. Relasi One to Many (1 – N) Suatu peristiwa dari objek ‘A’ dapat berhubungan dengan satu atau lebih kejadian dari objek ‘B’, tetapi sebuah peristiwa dari objek ‘B’ dapat berhubungan dengan hanya satu peristiwa dari objek ‘A’.
Contoh: seorang ibu kandung dapat memiliki banyak anak kandung, tetapi seorang anak kandung hanya dapat memiliki seorang ibu kandung.
3. Relasi Many to Many (N –N) Suatu peristiwa dari objek ‘A’ dapat berhubungan dengan satu atau lebih kejadian dari objek ‘B’, dan sebaliknya.
Contoh: seorang paman dapat memiliki banyak keponakan, dan seorang keponakan dapat memiliki banyak paman.
Sekian ulasan singkat tentang Diagram ER.
Terimakasih semua nya ...:)

0 komentar: